Jumat, 31 Desember 2010

anak yang tidur selama 3 tahun

Rhett Lamb, Bocah Ini Tidak Tidur Selama Tiga Tahun. Rhett Lamb. Bocah lima tahun ini baru bisa tidur pulas ketika usianya menginjak tiga tahun. Selama tiga tahun awal kehidupannya, ia terus terjaga. Seperti dikutip dari laman ABC News, putra pasangan Shannon dan David Lamb ini menderita penyakit langka yang menyerang area otak. Dunia medis menyebutnya: chiari malformation.

Rhett Lamb, Bocah Ini Tidak Tidur Selama Tiga Tahun

Itu adalah suatu kelainan di bagian bawah otak yang mengakibatkan posisi otak kecil turun dan keluar dari tengkorak. Kondisi ini membuat bagian otak Rhett yang mengatur emosi, pernapasan, peredaran darah dan rasa kantuk terganggu karena tertekan tulang tengkorak bagian belakang.

Diagnosis itu membuat dokter mengambil keputusan untuk melakukan operasi pengangkatan tulang yang menekan bagian otak Rhett. Dengan jaminan keberhasilan hanya 50 persen, operasi pun akhirnya dilakukan di All Children’s Hospital, St. Petersburg pada pertengahan tahun 2008.

Operasi berhasil. Dua hari setelahnya, Rhett akhirnya bisa tidur nyenyak untuk pertama kalinya. “Saya sungguh tak bisa menahan air mata melihatnya bisa tidur pulas semalam suntuk, saya tak percaya bisa menyaksikan ini semua,” kata Shannon usai operasi putranya.


Tak hanya memulihkan siklus tidur, operasi itu juga membuat emosi Rhett stabil. Sebelumnya, Rhett tumbuh sebagai anak temperamental. “Selama tiga tahun tidak tidur, Rhett selalu rewel, gelisah, murung, marah, tidak bisa bermain dan berinteraksi dengan orang lain. Bahkan, tak jarang memukuli kami. Sungguh menyedihkan,” ujarnya.

Keberhasilan operasi itu adalah buah dari perjuangan Shannon dan David sejak Rhett masih bayi. Pasangan ini mulai menyimak kelainan itu lantaran Rhett tidak pernah memejamkan mata untuk istirahat. Padahal, umumnya bayi lebih banyak tidur daripada terjaga.

Puluhan dokter yang sempat didatangi pasangan itu sebelumnya tidak mampu mendiagnosis penyakitnya dengan benar. Ada dokter yang mengatakan Rhett menderita autis, tapi ada yang membantah diagnosis itu. Tapi, setelah melalui berbagai terapi dan uji medis, penyakit Rhett pun terdeteksi.

Kamis, 30 Desember 2010

trik SULAP 4 wajik

Deskripsi : Anda berhasil menebak kartu pilihan penonton dengan selembar kertas dan gunting.

Eeffect :

Ini adalah salah satu permainan yang sangat cepat dan memberikan efek yang amat mengejutkan.
Dalam permainan ini, penonton diminta untuk memilih sebuah kartu. Lalu anda mengeluarkan selembar kertas
dan melipatnya, mengguntingnya hanya dengan 2 guntingan. Kemudian membuka lipatan kertas...
Ternyata... potongan itu membentuk kartu yang dipilih penonton...

Yang dibutuhkan : Selembar kertas,gunting

Rahasianya : Caranya, buatlah penonton memilih 4 wajik dengan menggunakan metode forcing.
Metode forcing contohnya adalah
1. kita siapkan 20 lembar kartu
2. suruh penonton memilih angka antara 11 sampai 19 ( sebelumnya kita taruh 4 wajik di posisi ke 9)
3. Mintalah ia menjumlahkan kedua digit tersebut ( misalkan 18,berarti 1+8 jadi 9)
4. Hitung mundur dari kartu yang tadi dia pilih sesuai penjumlahan 2 dijit dari posisi yang dipilih
( misalnya tadi 18, berarti mundur 9)
5. Pasti hasil akhirnya selalu pada posisi 4 wajik yang sudah kita rancang...


Cara bermain :
1.Lipatlah kertas sampai 4 kali sehingga Anda memperoleh lipatan 1/16
2.Guntinglah bagian pojok atasnya (gunting pada bagian tempat titik tengah kertas bertemu)



3.Ketika lipatan kertas dibuka, Anda akan mendapatkan bentuk 4 wajik pada kertas.


Catatan :
Intinya, trik ini adalah variasi untuk menebak kartu 4 wajik pilihan penonton. Anda bisa menggunakan metode forcing lainnya untuk memaksa penonton mengambil kartu 4 wajik, selain dengan metode card forcing dengan angka dari trik di atas.

TRIK Teleportasi kartu 8 dan 9





Yang Di butuhkan :
- 1 pak kartu

EFFECT : Dua kartu dari tumpukan penonton perpindah ke tumpukan magician.

PERSIAPAN : Dua tumpukan kartu yg masing-masing berisi 8 dan 9 merah (tumpukan kiri : 8 wajik serta 9 hati dan pada tumpukan kanan terdapat 9 wajik serta 8 hati.


CARA BERMAIN :


  1. Panggil seorang penonton untuk maju kepanggung.
  2. Katakan padanya anda mempunyai 2 tumpuk kartu yang kiri dan yang kanan.
  3. Perintahkan kepadanya tumpukan mana yang akan dia pilih untuk di mainkan.
  4. Kemudian berikan padanya tumpukan yang ia pilih dan ambil tumpukan yang tidak ia pilih.
  5. Katakan padanya agar mengambil 2 kartu teratas dari tumpukan kartunya dan melihatnya.
  6. Setelah ia melihatnya perintahkan agar meletakan kartunya dimanapun ia suka dan mengocoknya.
  7. Mintalah ia untuk berkonsentrasi (agar suasana lebih tegang)
  8. Katakan padanya bahwa dengan mengandalkan kekuatan pikiran dan kecepatan tangan telah memindahkan kartunya ke tumpukan kartu sang Magician.



RAHASIA : Sebenarnya kartu tidak berpindah, hanya saja ilusi ataupun tipuan mata. Di mana misalnya sang penonton mengambil tumpukan yang kanan (9 wajik dan 8 hati). Maka yang ada di tumpukan magician adalah 9 hati dan 8 wajik. Penonton tidak akan menyadarinya karena kemiripan warna dan bentuk dari dua jenis kartu tersebut.

Catatan dari Wiku Pulangasih the Online Magician
1. Cara mengambil kartu yang sama bisa dilakukan dengan cara yang lebih menarik, contohnya adalah dengan cara "menangkap kartu dari udara".


2. Bisa juga menggunakan dua kartu duplikat.

Burung MATRE

Bowerbird atau burung Namdur jantan, seperti layaknya sebagian kaum pejantan dari spesies lain, mencari perhatian calon pasangan betinanya dengan memamerkan kekayaan.

http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/12/23/102063_namdur-jantan-sedang-menyusun-sarangnya_300_225.jpg
Sebagai contoh, ia bisa mengumpulkan sampai 5 ribu buah batur, tulang, kerang, hingga berbagai benda buatan manusia untuk membangun sarang di mana ia akan menunggu betina yang tertarik. Dan seperti sebagian pejantan umumnya, Namdur jantan juga menyombongkan apa yang mereka punyai.

http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/46223000/jpg/_46223605_01093767.jpg
Selain itu, Namdur jantan juga harus pandai merayu dengan beratraksi di depan si betina dengan menyanyi dan memamerkan kebolehan lainnya. Namdur betina kemudian akan memilih pejantan yang paling “kaya” yang memiliki sarang paling bagus serta menarik dan yang berbakatlah yang berhak mengawininya.

Ternyata, tidak itu saja. John Endler, ekolog asal Deakin University, Australia melaporkan, burung Namdur jantan juga menggunakan perhiasan-perhiasan yang mereka kumpulkan untuk membuat ilusi optik.

http://news.discovery.com/animals/2010/04/05/bowerbird-825x550.jpg
Seperti dikutip dari Discovermagazine, 25 Desember 2010, burung Namdur jantan akan mengatur pernak-pernik mereka dari ukuran yang terbesar hingga terkecil. Mereka menyusunnya sedemikian rupa hingga membentuk jalan yang menuju ke sarang mereka.

Penyusunan pernak-pernik itu membuat sarang mereka seolah-olah terlihat lebih kecil, sedangkan para pejantan tampak gagah bagi para betina yang melihat ke arah sarang itu.

“Menggunakan trik ini, yang disebut dengan forced perspective, pejantan dapat merayu para betina yang melintas dengan postur tubuh mereka yang seolah-olah tinggi besar,” ucap Endler.

http://terpconnect.umd.edu/~borgia/bowerbirds/birdbowerout.gif
Saat objek yang sudah disusun Namdur jantan diacak, mereka kemudian segera mengembalikan susunannya ke posisi yang benar, sesuai dengan yang sudah mereka buat sebelumnya. Pasalnya, bila tidak menarik, Namdur betina akan begitu saja meninggalkan sarang pejantan yang malang itu.

siapa MEN IN black

Sejak sekitar 50 tahun lalu, para saksi mata penampakan ufo mengaku didatangi oleh pria-pria misterius berbaju hitam yang meminta mereka untuk tidak menceritakan pengalaman mereka. Pria-pria misterius ini disebut Men In Black.

Sejarah Men In Black
Kisah Men In Black muncul ke permukaan lewat sebuah buku yang dipublikasikan pada tahun 1956 berjudul "They Knew Too Much About Flying Saucers" oleh Gray Barker. Barker adalah seorang penduduk Braxton county yang kemudian menjadi tertarik dengan fenomena ufo dan mulai mengumpulkan informasi-informasi yang berkaitan dengan ufo.


Lalu kisah Men In Black kembali dipopulerkan oleh Albert Bender pada tahun 1962 lewat sebuah buku berjudul "Flying Saucers and the three men". Bender adalah teman dari Gray Barker yang juga pengelola majalah Fate Magazine.

27 tahun kemudian, Barker kembali menulis kisah mengenai Men In Black lewat sebuah buku berjudul "M.I.B : The secret terror among us" yang diterbitkan tahun 1983.

Kedua orang ini dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam penyebaran legenda Men In Black.

Deskripsi Men In Black
Dalam buku-buku yang diterbitkan oleh Barker dan Bender, Men In Black atau secara populer disebut MIB dideskripsikan sebagai pria berbaju hitam yang selalu mengunjungi para saksi penampakan ufo dan mengancam mereka untuk tutup mulut mengenai pengalaman mereka. Mereka juga umumnya menggunakan kacamata hitam dan mobil besar yang juga berwarna hitam.

MIB juga disebut memiliki bentuk wajah yang tidak biasa. Mereka sepertinya memiliki informasi detail mengenai perjumpaan para saksi dengan ufo, seakan-akan mereka telah menguntit para saksi cukup lama. Kadang pria-pria misterius ini mengaku dari badan pemerintahan yang sedang mengumpulkan informasi mengenai fenomena yang tidak terjelaskan. Mereka juga seringkali meyakinkan para saksi yang dikunjungi bahwa objek aneh yang dilihat sesungguhnya tidak ada atau hanya halusinasi.

Sejarah perjumpaan Men In Black
Perjumpaan pertama dengan Men in Black yang diketahui terjadi pada tahun 1947. Saat itu, seorang petugas pelabuhan bernama Harold A.Dahl menyaksikan sebuah ufo di atas perairan Puget Sound, Washington. Kemudian sebuah pecahan dari ufo tersebut jatuh ke kapalnya dan membunuh anjing milik Dahl. Beberapa waktu setelah perjumpaan itu, seorang pria dengan pakaian hitam mengunjungi Dahl dan memaksanya untuk tidak mendiskusikan penampakan itu dengan siapapun.

Lalu, pada tahun 1953, Albert Bender yang sedang giat-giatnya melakukan penelitian mengenai ufo mengaku kalau tiga pria misterius mengunjunginya dan memperingatinya untuk tidak meneruskan penelitiannya. Kisah Bender inilah yang kemudian menjadi dasar penulisan buku Gray Barker "They Knew Too Much about Flying Saucers".

Pada tahun-tahun berikutnya, masih ada beberapa laporan lagi yang sepertinya agak sukar untuk dikonfirmasi validitasnya. Namun pada masa itu kisah Men In Black telah menjadi sangat populer.

Teori-teori Men In Black
Dari banyak teori yang berkembang mengenai identitas Men In Black, paling tidak ada empat teori yang paling sering disebut, yaitu :

Alien
Beberapa ufolog percaya bahwa MIB sesungguhnya adalah alien, atau paling tidak android (manusia robot) yang dikendalikan langsung oleh alien. Mereka diutus ke bumi untuk membantu menjaga kerahasiaan aktivitas alien di bumi.

Teori ini diperkuat dengan kenyataan bahwa dalam beberapa kesempatan MIB terlihat canggung dan asing dengan norma-norma yang biasa dilakukan oleh manusia, seperti gurauan atau idiom sehari-hari. Lalu para MIB disebut berbicara dengan nada-nada yang kaku seperti diatur. Bahkan ada saksi yang mengatakan bahwa tiga pria MIB yang mengunjunginya memiliki wajah mirip.

Kunjungan Iblis
Herannya, teori yang mistik ini justru diajukan oleh para peneliti ufo sendiri seperti John Keel. Menurutnya ada kesamaan antara laporan kunjungan MIB dengan kisah perjumpaan dengan iblis di masa lampau.

Keel menyatakan kemungkinan bahwa MIB adalah manifestasi modern dari penampakan iblis di masa lampau. Peter Rojcewicz, seorang ahli kisah-kisah rakyat setuju dengan pendapat ini. Bagi mereka yang mempercayai teori ini, tentu saja mereka juga harus percaya bahwa keseluruhan aktifitas ufo adalah aktifitas dari iblis.

Badan pemerintah, Militer atau CIA

Mengenai MIB, seorang penulis bernama Bill Moore mengatakan bahwa MIB ini sesungguhnya adalah agen pemerintah yang berasal dari unit intelijen angkatan udara Amerika Serikat yang disebut Air Force Special Activities Center (AFSAC). Markas unit ini dipercaya berada di Belfour, Virginia.











Namun Moore mengatakan bahwa AFSAC justru terinspirasi dengan laporan MIB tahun 1950an sehingga mereka tidak bisa dikaitkan dengan kunjungan MIB sebelum tahun itu.

Teori bahwa MIB ini adalah badan pemerintah, apakah AFSAC atau bukan, sepertinya juga dikonfirmasi oleh beberapa petunjuk. Misalnya pada tahun 1953, CIA mendirikan panel Robertson yang tujuannya adalah untuk meneliti fenomena ufo, terutama di wilayah Washington. Dan salah satu metodenya adalah memata-matai para peneliti ufo independen. Tak lama setelah itu, laporan kunjungan MIB muncul.

Satu lagi yang membuat teori ini masuk akal adalah beberapa badan pemerintah Amerika Serikat seperti FBI mengharuskan karyawannya menggunakan jas berwarna hitam dalam bertugas.

Walaupun tiga teori di atas sepertinya memiliki argumen yang cukup masuk akal, namun ada pertanyaan yang sangat besar masih menggantung. Mengapa hanya segelintir saksi penampakan ufo yang mendapat kunjungan MIB ?

Bagaimana dengan saksi lainnya ?

Karena itu, kita akan melihat teori keempat yang berusaha menjelaskan semuanya. Yaitu Hoax.

Hoax

Dalam sebuah artikel yang berjudul "Gray Barker : My Friend, the Myth-Maker", John C.Sherwood mengungkapkan bahwa pada saat ia berumur 18 tahun, ia setuju untuk bekerjasama dengan Gray Barker untuk menciptakan sebuah hoax mengenai "blackmen", yaitu tiga penghuni ufo yang membunuh "Dr.Richard Pratt", yang diperankan oleh Sherwood sendiri.

Sepertinya tulisan Sherwood dikonfirmasi oleh para peneliti ufo lainnya seperti John Keel yang menemukan banyak kejanggalan pada kisah Gray Barker. Jika Barker benar-benar mengarang kisah mengenai Men In Black, maka dipastikan seluruh legenda MIB memang sebuah hoax.

Men In Black - Kesimpulan

Jika kalian mencoba untuk mencari kisah perjumpaan mengenai Men In Black di google, maka kalian akan kesulitan karena selalu dibawa ke situs film Men In Black. Kisah Men In Black sepertinya memang sangat sukar dikonfirmasi kebenarannya.

Karena itu, Menurut saya, Kisah Men In Black memang hanyalah sebuah fantasi karangan Barker dan Bender. Buku-buku yang ditulis oleh kedua orang tersebut sangat populer pada masa itu sehingga orang-orang cenderung menjadi paranoia.

Jika MIB adalah benar-benar badan rahasia pemerintah atau alien yang berusaha menyembunyikan aktifitas ufo, maka kembali lagi ke pertanyaan di atas, mengapa hanya segelintir saksi yang mendapatkan kunjungan diantara ribuan penampakan ufo lainnya ?

Tapi, saya percaya dengan kesaksian Dahl. Saya percaya bahwa Dahl mungkin tidak sengaja melihat pesawat militer rahasia Amerika dan mendapatkan kunjungan dari agen pemerintah yang memintanya untuk merahasiakannya. Lagipula tahun 1947 adalah masa pasca perang dimana kewaspadaan negara masih sangat tinggi. Dan pada saat itu pemerintah Amerika melihat isu ufo berpotensi menimbulkan histeria massa yang dapat digunakan oleh musuh untuk menyerang.

Dan memang, jika kalian meneliti mengenai MIB, maka kalian akan menemukan sepertinya memang hanya kesaksian Dahl yang kredibel.
Next Prev Home
 

Copyright © 2009-2013 TRICK ONLINE™ | Designed By Muh. Firhan Haeruddin

Follow @trick_online